Kamis, 05 September 2013

ORANG YANG MENGAKU-NGAKU DIRINYA SEBAGAI TUHAN



TERNYATA MASIH ADA PENERUS PAHAM FIR'AUN

(Yang mengaku/menganggap dirinya sebagai Tuhan)

Di zaman yang serba Modern di saat ini, tenyata masih ada orang-orang yang mengaku/megklaim bahwa dirinya adalah Tuhan, bahkan mereka juga memiliki para pengikut yang setia Menyembahnya, maka dari itu "berhati-hatilah" dengan pemikiran mereka.

Berbagai banyak situs internet, website, Televisi dalam acara One The Spot, menerangkan tentang orang-orang saat ini yang mengaku dirinya sebagai Tuhan, dan mereka juga memiliki banyak pengikut,

berikut inilah orang-orang yang mengaku dirinya sebagai Tuhan di Masa kini:

(1). Vissarion (yang hidup dan tinggal di daerah gurun Siberia), (2). Alan John Miller (yang hidup di Australia), (3). David Shayler (di inggris), (4) Jim Jones (di San Fransisco), (5). Mitsuo Matayoshi (Jepang),

(6). David Koresh (di Texas, AS), (7). Rabbi Menachem Mendel Schneerson (di New York, AS), (7). Pangeran Philip (di kepulauan Vanuatu), (8). Warren Jeffs (di AS), dan lain-lain.

=======

CONTOH DI MASA LALU

Di zaman Nabi Musa alaihis-salam, ada seorang Raja yang dzolim, bahkan mengaku dirinya sebagai Tuhan. dialah "Raja Fir'aun", Seorang Raja Mesir (yang di kenal dengan nama Ramses),

Nabi Musa Alaihis-Salam diutus oleh Allah untuk mendakwahi Raja Fir'aun. Namun Fir'aun tidak mau menerima dakwah Nabi Musa, bahkan malah semakin ingkar/kufur kepada Allah, semakin angkuh dan sombong, sampai mengaku dirinya sebagai Tuhan.

Maka Allah menenggelamkannya bersama tentara-tentaranya di Laut Merah.

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman:

فَحَشَرَ فَنَادَى (23) فَقَالَ أَنَا رَبُّكُمُ الْأَعْلَى (24) –سورة النازعات: 23-24-

Artinya:
"Maka tatkala Fir'aun mengumpulkan kaumnya (para pengikutnya dan rakyatnya), lalu fir'aun berkata; AKULAH TUHANMU yang paling tinggi" (QS. An-Nazi'at: 23-24)

Pada akhirnya, balasan untuk Fir'aun adalah sebagaimana firman Allah:

فَأَخَذَهُ اللَّهُ نَكَالَ الْآخِرَةِ وَالْأُولَى (25) –سورة النازعات :25-26 -

Artinya: "Maka Allah menghukum Fir'aun dengan Adzab di Akhirat (Adzab Neraka), dan adzab di dunia (di tenggelamkan ke dalam lautan). (QS. An-Nazi'at: 25-26).

itulah balasan yang tragis untuk Fir'aun karena durhaka kepada Allah, dan mengingkari seruan dakwah Nabi Musa.

CONTOH DI MASA MENDATANG

Di masa mendatang akan ada DAJJAL BESAR yang menganggap/mengaku dirinya sebagai Tuhan, Bahkan kita sebagai umat islam percaya akan munculnya Dajjal di akhir Zaman nanti,

Dajjal tidak hanya mengaku-ngaku dirinya sebagai Nabi, namun juga akan mengaku-ngaku bahwa dirinya adalah Tuhan, dan ia juga memiliki banyak pengikut/penyembah dari kalangan orang-orang yahudi.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

عن أبي أمامة قال خطبنا رسول الله صلى الله عليه و سلم فكان أكثر خطبته يحدثنا عن الدجال ويحذرناه وإنه يبدأ فيقول أنا نبي ولا نبي بعدي ثم يثني فيقول أنا ربكم ولن تروا ربكم حتى تموتوا... (رواه الحاكم وبن ابي عاصم والروياني وغيره)

Artinya:
"Dari Abu Umamah Rahiyallahu Anhu berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering memperbanyak khutbah tentang Dajjal, beliau senantiasa mengingatkannya hal itu kepada kami (para sahabat),

beliau (Shallallahu Alaihi Wasallam) juga pernah bersabda: "Sesungguhnya Dajjal pada awalnya menyatakan dirinya adalah seorang NABI, padahal tidak ada Nabi setelahku (setelah Rasulullah), lalu kedua kalinya dia juga menyatakan dirinya sebagai TUHAN..,!!"

(Shahih, HR Al-Hakim (8620), Ar-Ruyani (1239), ibnu Abi Asim (391), dll. Di dhahihkan oleh imam Al-Hakim, Adz-Dzahabi, Al-Albani. (Lihat Shahihulul Jami' As-Shaghir (13833))
---------------
Dan pada Akhirnya Nabi Isa Alaihis-Salam tatkala turun ke Bumi di akhir Zaman, ia akan membunuh Dajjal (si pendusta besar).

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

فحين يرى الكذاب (الدجال) ينماث كما ينماث الملح في الماء فيمشي إليه فيقتله

Artinya:
"Tatkala Nabi isa Alaihis salam bertemu dan melihat "si pendusta besar" (Dajjal) itu, maka tiba-tiba Dajjal tubuhnya menjadi meleleh / mencair seperti mencairnya garam di dalam air, lalu Nabi isa mendekat lagi ke arah dajjal dan Nabi isa membunuhnya."

(Shahih, HR Ahmad (14954), Al-Hakim (2/530), ibnu Huzaimah dalam "At-TAuhid" (1/102), di shahihkan oleh imam Al-Arna'ut dan Al-Albani (di sebutkan oleh Al-Albani dalam kitab "Qisshoh Al-MAsihid Dajjal" (1/73))
---------------
Cukup sekian.
Semoga Allah menjaga diri kita dari : Adzab kubur, dari siksa Neraka, dari fitnah hidup di dunia saat ini -baik yang Nampak maupun yang tersebunyi-, dan juga dari fitnah kematian (fitnah kubur), serta di jaga dari Fitnah Al-Masihid-Dajjal.. Amiin

(Dari Lilik ibadurrahman)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar